Zen Irwan Susanto

Catatan Perkuliahan Teknik Informatika

Quiz 2

20 Perangkat lunak (software)  jaringan komputer
  1. Winbox
  2. Putty SSH Client
  3. Net Per Sec
  4. File Zilla
  5. Win SCP
  6. Wire Shark
  7. IP Angry
  8. IP Scanner
  9. Net Cut
  10. Remote Desktop Connectio (windows)
  11. Remote Deskop Spy
  12. Remmina Remote Desktop
  13. VNC
  14. Log Me In Hamachi
  15. Team Viewer
  16. Squid Analisys Report Generator (SARG)
  17. Webmin
  18. SQSTAT
  19. nMap
  20. Nessus

20 Perangkat keras (hardware) jaringan komputer

  1. LAN Card
  2. Switch
  3. Hub
  4. Gateway
  5. Router
  6. Repeater
  7. Bridge
  8. Modem ADSL
  9. Modem USB
  10. RJ-45 Connector
  11. Crimping Tools
  12. Kabel Tester
  13. Kabel UTP Cat-5e
  14. Kabel UTP Cat-6
  15. Kabel RG58
  16. Kabel Fiber Optik
  17. USB to LAN Converter
  18. Cover Caps
  19. .
  20. .

Perbedaan Switch, HUB, Repeater, Bridge dan Router

  1. HUB, menghubungkan semua komputer yang ersambung ke hub, hub sendiri adalah repeater dengan port yang banyak multiport repeater. Hub hanya mentransmisikan sinyal ke setiap line yang terkoneksi.
  2. Switch, Menghubungkan semua kmputer yang terhubung ke switch, switch ini mampu beroperasi secara full duplex, mampu memfilter informasi dan mengalihkan jalur secara spesifik.
  3. Repeater, berfunfsi untuk menguatkan sinyal dan mengirimkan dari satu repeater ke repeater yang lain.
  4. Bridge, menguatkan sinyal yang akan ditransmisikan bedanya dengan repeater, bridge dapat mengidentifikasi mac address tujuan, perangkat tujuan harus diketahui terlebih dahulu oleh bridge diantaranya harus teregistrasi melalui MAC Address.
  5. Router, adalah perangkat dengan kemampuan lebih dari bridge, router mampu menunjukkan jalur (route) dan memfilter informasi pada jarngan yang berbeda.

10 Perangkat jaringan wireless dan fungsinya

  1. Access Point, berfungsi sebagai pemancar sinyal wireless
  2. Client AP, berfungsi hanya sebagai client dari Access Point
  3. Repeater Wireless, berfungsi untuk menguatkan sinyal dari satu repeater wireless ke repeater wireless lain
  4. Bridge With AP, berfungsi untuk menyambungkan jaringan wireless secara point to point dengan saling mengenalkan mac address terlebih dahulu antar kedua perangkat.
  5. Power Over Ethernet (POE), berfungsi untuk switch jalur arus listrik melalui kanel utp
  6. Antena Omni, berfungsi untuk memancarkan/ menerima sinyal wireless dari Access Point dengan area ke segala arah
  7. Antena Yagi, berfungsi untuk memancarkan/ menerima sinyal wireless dari Acces Point ke arah tertentu dengan penguatan yang bisa ditentukan sesuai dengan spesifikasi antena tersebut.
  8. Antena Grid, berfungsi utnuk memencarkan/ menerima sinyal wireless berbentuk setenga parabola dengan kekeuatan bisa mencapai 24dbi sesuai dengan karakteristik antena tersebut.
  9. Antena Sektoral. berfungsi untuk memncarkan/ menerima sinyal wirelss dengan sektor area tertentu, bisanya sekitar 30 derajat.
  10. Antena Wajan Bolik, adalah antena yang diperkenalkan oleh Ono W Purbu, merupakan antena murah meriah yang didalamnya terdapat modem wireless usb dengan wajan yang berbentuk parabola berfungsi sebagai penangkap sinyal wireless.

10 ISP Layanan Wireless

  1. Lintas Arta
  2. Citra Sari Makmur (CSM)
  3. Biznet
  4. Uninet
  5. Uninanet
  6. JetFlash
  7. Go to Online
  8. B.Net
  9. Takyoung
  10. Cyberplus

Perbedaan Wifi dan Wimax

  1. Wifi, bekerja dengan standar IEEE 802.11
  2. Wimax,bekerja dengan standar IEEE 802.16

5 Perangkat VOIP beserta fungsinya

  1. Analog telephone adaptor, berfungsi untuk mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital
  2. VOPI Gateway, berfungsi mengkonversi sinyal analog ke digital

2 Teknologi VOIP yang ada di indonesia

Topologi Jaringan

Topologi Jaringan merupakan jenis atau pola hubungan antar terminal dalam suatu sistem jaringan komputer. Tingkat efektifitas kinerja dari suatu jaringan sangat ditentukan oleh topologi yang dipakainya.

Topologi utama yang dapat diimplementasikan dalam sebuah jaringan komputer terdiri dari Topologi Bus, Topologi Ring dan Topologi Star.

Topologi Bus

Topologi Bus adalah topologi yang menghubungkan semua terminal komputer ke satu jalur komunikasi yang kedua ujungnya ditutup dengan pernagkat terminator. Terminator sendiri merupakan perangkat yang menyediakan resistansi listrik untuk menyerap sinyal pada akhir transmisi sambungan agar sinyal tidak samapai terlontar kembali dan dapat diterima lagi oleh pusat jaringan.

Topologi bus ini dapat dilihat seperti pada gambar berikut :

topologi-bus

Keuntungan :

– Murah, kabel yang dipakai sudah umum banyak dipakai dan tidak memakai banyak media.

– Setiap komputer dapat saling berhubungan langsung.

Kerugian :

– Sering terjadi hang ketika lebih dari satu pasang menggunakan jaringan diwaktu yang sama.

Topologi Ring

Topologi Ring ini mirif dengan topologi bus, hanya saja kedua terminal pada masing-masing ujungnya saling terhubung sehnggan hubungan antar terminal terjadi dalam sautu lingkaran tertutup.

Topologi Ring ini dapat dilihan pada gambar berikut :

topologi-ring

Keuntungan :

– Kegagalan koneksi akibat gangguan media dapat diatasi dengan jalur lain yang masih terhubung.

– Penggunaan sambungan point-to-point membuat transmision error dapat diperkecil.

Kerugian :

Transfer data menjadi lambat apabila data yang dikirim melalui banyak komputer.

Topologi Star

Topologi start paling banyak digunakan saat ini. Pada topologi star ini terdapat sebuah swith/ hub sebagai terminal pusatyang mengatur dan mengendalikan semua kegiatan komunikasi data.Trafik data mengalir dari workstation ke terminal pusat dan diteruskan ke workstation tujuan.

Topologi star dapat dilihat pada gambar berikut :

topologi-star

Keuntungan :

– Akses ke stasiun lain cepat

– Dapat menerima workstasion baru selama port pada swith/ hub masih tersedia.

– Switch/ hub bertugas sebagai konsentrator.

– Switch/ hub dapat disusun seri yang berguna untuk menambah workstation baru yang diinginkan.

– Mendukung user yang banyak apabila dibandingkan dengan topologi ring dan topologi bus.

Kerugian :

Apabila trafik data cukup tinggi semua komuikasi akan tertunda dan koneksi akan dilanjutkan dengan cara random ketika switch hub mendeteksi tidak ada jalur yang sedang digunakan oleh komputer lain.

Macam-macam Antena Wireless

  1. Antena Omni, berfungsi untuk receive dan transmit sinyal kesegala arah dengan gain ditentukan oleh panjang gelombang antena
  2. Antena Omni Slot, berbentuk pipih dengan fungsi sama seperti antena omni biasa, terbuat dari kawat email dengan gulungan diukuran tertentu
  3. Antena Collinear Omni, merupakan antena omni sederhana yang terbuat dari kawat
  4. Antena Sectoral, berfungsi sebagai transmit receive sinyal dengan sudut pancar 45 – 180 derajat
  5. Antena Grid, adalah antena bebentuk setengah parabola dengan sudut pancar lebih fokus pada titik tertentu
  6. Antena Yagi, berfungsi untuk receive dan transmit sinyal pada arah tertentu dengan gain ditentukan oleh panjang direct antena
  7. Antena Kaleng USB, merupakan antena wifi usb dengan penguatan gain terbuat dari kaleng
  8. Antena Parabolik, berfungsi untuk receive dan transmit sinyal pada area tertentu sesuai cakupan bentuk parabolik dengan fokus tententu
  9. Antena Wajan Bolik, sejenis antena parabolik yang terbuat dari wajan yang berfungsi untuk receive dan transmit sinyal pada area tertentu
  10. Antena Drum, berfungsi sebagai transmit receive sinyal dengan gain yang cukup besar

Sejarah Perkembangan GSM

Di Dunia, GSM awalmula dikembangkan pada tahun 1980

Di Indonesia, GSM pada awalnya dikembangkan oleh PT. Telkom Indonesia pada tahun 1993

 

5 Operator GSM dan CDMA

– Operator GSM

  1. Telkomsel
  2. Indosat
  3. XL Axiata
  4. AXIS Telekom Indonesia
  5. Hutchison 3 Indonesia

– Operator CDMA

  1. Telkom
  2. Indosat
  3. Bakrie Telecom
  4. Sampoerna Telekom
  5. Smartfren Telecom

HSPDA dan HSUPA

HSPDA adalah singkatan dari High Speed Downlink Packet Access merupakan layanan dengan kapasitas Download tinggi yang sangat bagus untuk Streaming, Internet Akses dan konferensi video yang lebih cepat.

HSUPA adalah High Speed Upload Packet Access merupakan layanan yang mempunyai kecepatan upload yang lebih tinggi.

Perbedaan dari LTE dan EVDO Rev.C

LTE adalah singkatan dari Long Term Evolution yaitu teknologi selular yang diperkenalkan pada tahun 2009 yang mempunyai kecepatan download 300 mbps dan upload 75 mbps

EVDO Rev.C

EVDO adalah singkatan dari Evolution Data Only atau Evolution Data Optimized merupakan teknologi telekomunikasi yang mempunyai kemampuan download 200 Mbps

20 Kartu GSM dan CDMA di Indonesia

  1. Kartu Hallo, GSM Telkomsel
  2. Simpati, GSM Telkomsel
  3. Kartu AS, GSM Telkomsel
  4. Kartu Facebook, GSM Telkomsel
  5. Kartu Prima, GSM Telkomsel
  6. Matrix, GSM Indosat
  7. Mentari, GSM Indosat
  8. IM3, GSM Indosat
  9. Kartu Hauraa, GSM XL Axiata
  10. Kartu XL, GSM XL Axiata
  11. Kartu 3, GSM Hutchison
  12. AXIS, GSM Telecom Indonesia
  13. Wifone, CDMA Bakrie Telecom
  14. Wimode, CDMA Bakrie Telecom
  15. AHA, CDMA Bakrie Telecom
  16. Esia, CDMA Bakrie Telecom
  17. StarOne, Indosat
  18. Flexi, CDMA Telkom
  19. Ceria, CDMA Sampoerna Telecom
  20. Smartfren, CDMA Smartfren Telecom
  21. Kartu Ummat, CDMA Smartfren Telecom

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: